Peta Wisata Pangandaran

September 28, 2010
Peta Wisata Pangandaran

Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan

September 28, 2010

Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Boleh dibiliang pantai ini sebagai pantai yang masih perawan dimana belum termanage dengan baik oleh pemerintah dan pelaku wisata. Pantai yang berjarak sekitar 20 km sebelum pantai Pangandaran ini sangat indah untuk dinikmati.

Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan
Indahnya Pantai Karapyak Yang Perawan

Sumber mypangandaran.com

Batu Layar Pernah Menjadi Icon Pangandaran

September 28, 2010
Oleh SatiminKamis, 26 Agustus 2010 13:17 WIB
Batu Layar Pernah Menjadi Icon Pangandaran

Batu layar  yang menurut legenda merupakan perwujudan dari sebuah  kapal yang ditumpangi oleh Putri Tandarun Cagang bersama suaminya seorang Belanda yang terdampar pesisir Pangandaran.Karena bentuknya yang menyerupai layar, masyarakat pangandaran menyebutnya Batu Layar.

Sekitar  tahun 1990 dikukuhkan pula kawasan perairan disekitar cagar alam laut (470ha) menjadi Taman Wisata Alam.karena keunikannya Batu Layar sering dijadikan objek Photo oleh para wisatawan yang datang ke Pangandaran.

Dari situlah para penduduk sekitar memanfaatkan lahan bisnis dengan menjual baju atau aksesoris berbegambar Batu Layar.
Batu Layar Tingginya kurang lebih 30 meter penopang bawahnya kira-kira 2,5 meter adalah tebing yang terbentuk karena abrasi air laut.

Hingga sekarang Batu Layar masih kokoh berdidiri di atas koral-koral karang di ujung cagar alam pantai timur Pangandaran.Batu Layar dapat di tempuh melalui pantai timur selama 15 menit, dari pantai barat kurang lebih 20 menit.

Sumber mypangandaran.com

RONGGENG GUNUNG TARIAN KEGELISAHAN

September 28, 2010

Bi Raspi mencoba mengatur irama kendang yang mengiringinya, ia memulai pertunjukan Ronggeng Gunung tepat pukul 00.00 WIB, malam yang membuat saya serta kawan-kawan dari Bandung seperti Adit, Bebeng, Arul, Deddy Koral, Yusef Muldiyana, Ayi Buchori dan Imam Abda terus bertahan hingga subuh. “Ini nyanyian kematian…..” bisik Godi Wuwarna, seniman penggagas acara Nyiar Lumar yang sengaja mengundang Bi Raspi untuk ngaronggeng.

Ka mana boboko suling
Teu kadeuleu-deuleu deui
Ka mana kabogoh kuring
Teu Kadeulu datang deui

Kawih itu dinyanyikan Bi Raspi (54). Suaranya melengking dan menyayat hati, lengkingannya menembus pekat dini hari hutan Astana Gede, sebuah kawasan pemakaman raja raja Galuh di kecamatan Kawali Ciamis Jawa Barat.

Bi Raspi mencoba mengatur irama kendang yang mengiringinya, ia memulai pertunjukan Ronggeng Gunung tepat pukul 00.00 WIB, malam yang membuat saya serta kawan-kawan dari Bandung seperti Adit, Bebeng, Arul, Deddy Koral, Yusef Muldiyana, Ayi Buchori dan Imam Abda terus bertahan hingga subuh. “Ini nyanyian kematian…..” bisik Godi Wuwarna, seniman penggagas acara Nyiar Lumar yang sengaja mengundang Bi Raspi untuk ngaronggeng.

Waktu itu Minggu 24 Agustrus 2008, Bi Rapi sang ronggeng terus ngawih tak kenal lelah, para penonton mulai menghampiri dan mengelilingi Bi Raspi, tak terkecuali saya dan kawan-kawan. Kami menari dengan tabuhan kendang dan lengkingan Bi Raspi yang dasyat itu, menyayat dan kadang emosi kami membaur. Ronggeng Gunung adalah bentuk kesenian tradisional sama seperti jenis ronggeng lainnya seperti Tayub, Amen, Kaler dll, Ronggeng Gunung dilengkapi gamelan dan nyanyian atau kawih pengiring. Penari utamanya adalah seorang perempuan, biasanya dilengkapi selendang. untuk menggaet penonton yang biasanya kaum laki-laki, diajak menari dan diharapkan nyawer uang, yang diselipkan pada (maaf) bagian belahan dada penari.

Kata kematian yang dibisiki Godi menggoda hati saya untuk bertanya padanya, di tengah tarian kami Godi menuturkan, tarian Ronggeng Gunung berawal dari kisah dendam Dewi Samboja puteri ke-38 dari Prabu Siliwangi. Waktu itu suami Dewi yakni Angkalarang mati terbunuh oleh para bajak laut pimpinan Kalasamudra. Kesedihan Dewi tak terobati, iapun mencari akal untuk balasa dendam, dan dengan bekal wangsit dari Prabu Siliwangi ia menyamar menjadi seorang penari ronggeng kembang bernama Nini Bogem. Saat Dewi Samboja beserta rombongan sampai di markas para penjahat, ketika mereka mulai larut dalam tarian dan kemolekan sang ronggeng, disanalah ia membalas kematian sang suami. Dewi memba buta membantai semua penjahat, tak terkecuali Kalamasudra. Ini mungkin yang dimaksud Godi sebagai nyanyian kematian, karena kemudian Ronggeng Gunung menjadi tarian berbau dendam. Konon masih ada versi lain yang menyebutkan asal usul Ronggeng Gunung itu.

Itu terjadi pada awal abad 19, dan perkembangan selanjutnya Ronggeng Gunung menjadi tradisi rakyat Ciamis dalam setiap acara khitanan, nikahan atau upacara adat. Namun pada awal abad 20 pergeseran nilai tarian ini berubah, pandangan orang terhadap ronggeng sangat negative, karena sang penari bukan hanya bisa diajak menari namun juga bisa dibuking semalaman. Hingga pada awal kemerdekaan Indonesia Ronggeng Gunung dilarang dipertunjukkan untuk umum. Setelah itu tarian Ronggeng Gunung lenyap dari peredaran sampai akhirnya sejatrah mencatat nama Bi Raspi. Tarian Gelisah Bi Raspi menjadi satu-satunya nyawa yang tersisa dari Ronggeng Gunung, lahir di Kampung Sawangan Desa Ciparakan Kecamatan Kalipucang Ciamis 54 tahun yang lalu, ia sendiri mengaku belajar menari Ronggeng pada tahun 1972, ketika lulus sekolah SD. Itupun tak disengaja, saat itu ia sedang menonton latihan Ronggeng Gunung pimpinan Maja Kabun.

Bi Raspi kecil ikut ngibing, malah ia dipilih Maja untuk gabung menjadi penari ronggeng. Sejak itulah ia sering manggung. Seiring waktu Bi Raspi remaja menjadi ronggeng idola. Perangkat yang digunakan dalam Ronggeng Gunung hanya tiga buah yakni siri bonang, kendang dan goong. Jika Bi Raspi sudah ngahaleuang (nembang, ngawih, nyanyi), banyak orang yang berkomentar asa ngapung teu tepi, asa napak teu tepi. Sorana ngawang-ngawang tapi andalemi. Artinya orang merasa terbang melayang, suaranya meggema dan begitu dalam Tapi kini Ronggeng Gunung bak layang layang putus benang, semangat Bi Raspi untuk melestarikan itu dibayang bayangi rasa ketakutan tak ada yang merawat tradisi ini. Anak semata wayangnya Nani Suhayani seperti tak tertarik mengikuti jejaknya, padahal menurut Bi Raspi pernah suatu kali ia didatangi orang Amerika yang ingin belajar menari ronggeng gunung, tapi bi Raspi tak ingin budaya ini pindah ke negeri lain.

Seabreg penghargaan dari pemerintah seperti belum mengobati rasa ragunya akan kelestarian Ronggeng Gunung. “Bibi mah teu hayang ukur penghargaan, tapi kumaha ieuh ronggeng teh bisa hirup mun bibi geus maot,” ujarnya di sela-sela istrihat ngawih dan menari. Terenyuh juga mendengar keluhan Bi Raspi.

Pagi mulai beranjak pukul 02.00 WIB, Bi Raspi kembali ngawih.

Jambe rendeh…
Sapasang Jambe Pamere
Dipepende unggal sore
Sapanjang jadi bebende

Kami pun kembali menari, kali ini diiringi kegelisahan Bi Raspi. Suaranya terus melengking dan menyayat, seperti tengah menggembirakan kesedihan.

** Budayawan Tinggal di Bandungcom

sumber laskarpanggungbdg.multiply.com

SITUS Astana Gede Nyiar Lumar

September 28, 2010

SITUS Astana Gede, Kawali, Ciamis pada malam purnama lalu (13/05) kebanjiran pengunjung yang ingin mengikuti dan menyaksikan acara Nyiar Lumar. Sayang sekali, suasana yang penuh kekeluargaan tersebut, mungkin tidak akan ditemui lagi pada dua tahun yang akan datang. Kabarnya, Nyiar Lumar yang kelima kalinya itu merupakan kegiatan terakhir.
[ad#ads1]
Mengapa Nyiar Lumar harus dihentikan? Apakah lumar-nya sudah ditemukan? Tidak, karena menurut hemat saya, lumar yang dimaksudkan pada acara tersebut bukanlah sebatas jamur yang bercahaya di malam hari. Lumar merupakan simbol akan pentingnya mengenali atau menapaki jejak nenek moyang dan mencari cahaya. Nyiar Lumar semestinya ditingkatkan kuantitas waktunya menjadi acara tahunan. Sebab, kita harus selalu mencari cahaya, sepanjang nafas merasuk sukma.

Bagaimanapun Nyiar Lumar yang dirintis oleh penyair Godi Suwarna dan kawan-kawan telah menjadi tradisi masyarakat Kawali, yang merupakan kolaburasi antara seniman dan masyarakat. Inilah pesta rakyat yang penting untuk dilanjutkan, bahkan dikembangkan agar lebih menarik. Tak ubahnya dengan Ngaruat Jagat di Situraja, Sumedang, atau acara Nyangku di Panjalu, Ciamis. Nyiar Lumar juga merupakan acara pangeling-eling kepada raja-raja wangi yang menjadi papayung agung Sunda Galuh.

Pada booklet acara Nyiar Lumar, tertera kutipan prasasti: nihan tapak wa-/ lar nu siya mulia tapa (k) i/ na parbu raja wastu/ manadeg di kuta kawa/ li nu mahayu na kadatuan/ surawisesa nu marigi sa/ kulilin dayoh nu najur salaka/ desa aya nu pa (n) dori pakena/ gawe rahayu pakon hobol ja/ ya di buana. Prasasti yang asli ditulis pada batu andesit berbentuk segi empat tidak beraturan, tersimpan melintang dari arah utara ke selatan. Saya yakin, kutipan prasasti pada booklet acara Nyiar Lumar, bukan sekedar hiasan tanpa makna.

Jika bunyi prasasti tersebut terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kurang lebih artinya: Inilah tanda be/ kas beliau yang mulia/ prabu raja wastu/ yang memerintah di kota kawa/ li yang memperindah keraton/ surawisesa, yang membuat parit/ sekeliling ibu kota yang memakmurkan seluruh/ desa semoga ada penerus yang melaksanakan/ berbuat kebajikan agar lama jaya di buana. Jelas, suatu pesan dan harapan leluhur Sunda yang begitu mulia. Menggelar acara Nyiar Lumar bisa menjadi salah satu pangeling-eling akan cita-cita mulia raja Sunda. Ataukan kita akan melupakannya?

Masyarakat Kawali dan pengunjung dari berbagai daerah berduyun-duyun seraya berkumpul di pendopo kecamatan Kawali; helaran menyusuri keindahan alam Kawali di bawah benderang bulan purnama. Ini bukan sekedar aleut-aleutan tanpa makna, melainkan sebuah upaya menapaki jejak leluhur Sunda. Begitu banyak makna yang bisa dipetik dari perjalanan napak tilas tersebut. Nyiar Lumar akan semakin menyatu dengan masyarakat Kawali, kebanggaan masyarakat Kawali. Lambat laun, orang Kawali yang merantau ke luar Kawali, akan mempunyai jadwal mudik sebanyak dua kali: pada hari raya Idul Fitri dan pada acara Nyiar Lumar.

Pemerintah Kabupaten Ciamis juga kudu mempertahankan keberlangsungan acara Nyiar Lumar. Mari kita meresapi bunyi prasasti lainnya: Aya ma/ nu nosi i/ gya kawali i/ ni pakena ke/ rta bener/ pakon na (n) jor/ na juritan. Prasasti tersebut tersurat pada sebuah batu yang menyerupai sandaran arca, berbentuk segi lima tidak beraturan, tingginya 115 cm, lebar bawah 70 cm, lebar atas 74 cm, dan tebalnya 4,5 cm (saya tidak bisa mengukur beratnya).

Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kurang lebih artinya: Semoga ada/ yang menghuni/ dayeuh kawali i/ ni yang melaksanakan ke/ makmuran dan keadilan/ agar unggul dalam perang. Dalam hal ini, pemerintah Kabupaten Ciamis tidak usah memikirkan bagaimana perang melawan Gajahmada, tetapi mengupayakan serta berjuang memerangi kebudayaan yang tidak sesuai dengan kepribadian Sunda, perang ekonomi, dan perang melawan hawa nafsu, demi kemakmuran masyarakat.

Banyak peserta atau pengunjung Nyiar Lumar menitikkan air mata ketika menyaksikan pertunjukan teater yang mengisahkan tragedi Palagan Bubat. Ini adalah sejarah! bukan dongeng cengeng dari Citameng. Prabu Hayam Wuruk melamar Citraresmi, untuk dipersunting menjadi permaisuri. Tidal lama kemudian, Prabu Hayam Wuruk mengundang Prabu Maharaja Linggabuana untuk datang ke Majapahit.

Undangan tersebut diartikan Prabu Maharaja sebagai isarat perkawinan putrinya dengan Hayam Wuruk. Maka, berangkatlah Prabu Maharaja dari Kawali, disertai rombongan kerajaan Sunda Galuh menuju Majapahit. Prabu Maharaja membawa Citraresmi, karena bertujuan untuk menikahkan putrinya dengan Hayam Wuruk. Jadi, prajurit yang mengantar keluarga kerajaan, bukanlah pasukan perang.

Setibanya di Bubat, rombongan Sunda Galuh dihadang oleh pasukan perang Majapahit pimpinan Patih Gajah Mada. Sungguh mengagetkan, ketika Gajah Mada meminta Prabu Maha Raja untuk menyerahkan Citraresmi Diah Pitaloka sebagai upeti dari negeri Sunda, dan sebagai pertanda takluknya kerajaan Sunda. Prabu Maharaja lebih memilih perang, daripada harga diri harus terinjak Majapahit. Palagan tidak bisa dihindari; Perang campuh antara prajurit pengantar jatukrami melawan pasukan perang Maja Pahit.

Prabu Maha Raja Lingga Buana, Prameswari Dewi Laralisning, Citraresmi Diah Pitaloka, beserta prajurit Sunda, gugur di tanah Bubat. Semuanya telah gugur sebagai pahlawan Sunda, pembela kehormatan Sunda. Putri Citraresmi merupakan bunga wangi dari Kawali, yang lebih memilih rarabi jeung pati daripada harus mengorbankan harga diri putri Sunda menjadi upeti. Tragedi Bubat tersebut terjadi pada haris Selasa, 13 Paropeteng, bulan Bhadrawada, tahun 1278 Saka (4 September 1357 Masehi).

Banyak pengunjung Nyiar Lumar dari luar Ciamis yang tidak lupa memuji kecantikan mojang-mojang Ciamis. Selain cantik, ditambah amis budi. Itulah anak cucunya kerabat Citraresmi Diah Pitaloka. Putri kerajaan Sunda yang keayuannya menandingi bidadari, dan membuat Raja Majapahit mabuk kepayang. Sebagai lelaki normal, Gajahmada pun sebenarnya menginginkan Citraresmi Diah Pitaloka. Maka dari itu, ia tidak rela kalau Pitaloka jatuh dalam pelukan lelaki lain, tanpa terkecuali Prabu Hayam Wuruk.

Mengenang kisah masa lalu, bukanlah untuk ngusik-ngusik ula mandi, ngahudangkeun macan turu. Tidak untuk membangkitkan luka lama, apalagi menebar kebencian dan dendam. Justru kita akan segera merenungi sikap Prabu Niskala Wastukancana pasca Palagan Bubat. Beliau adalah adik kandung Citraresmi Diah Pitaloka yang bergelar Prabu Resiguru Dewatabuana Tunggalbuana, pewaris tahta Sunda Galuh. Selama 104 tahun memimpin kerajaan Sunda Galuh, Prabu Niskala Wastukancana tidak pernah berniat untuk membalas dendam (1371-1475).

Dengan adanya acara Nyiar Lumar, kita bisa mengenang dan memaknai peristiwa bersejarah tersebut; hanya meluangkan waktu satu malam dari setiap jangka waktu dua tahun. Sekali lagi, sungguh sangat disayangkan kalau Nyiar Lumar benar-benar akan pudar. Ada masalah apakah gerangan?

Seandainya ada persoalan internal di antara sebagian seniman Ciamis, ada baiknya untuk segera mencari jalan keluarnya, tanpa harus mengorbankan sebuah kegiatan yang sudah dirintis sejak tahun 1998. Seniman tidak boleh memikirkan diri sendiri, serta melepaskan berbagai kepentingan, baik politik, ekonomi, dan sebagainya. Perlu juga ada semacam auto kritik, karena kegiatan Nyiar Lumar mustahil terselenggara tanpa ada kerja sama yang solid di antara seniman dan masyarakat, juga aparat setempat.

Selain itu, perlu juga ada perbaikan manajemen, agar Nyiar Lumar bisa tetap berlangsung dari generasi ke generasi. Tidak harus selalu terpaku pada seorang individu atau sekelompok orang saja. Selagi masih banyak waktu, saya yakin rencana untuk menghentikan Nyiar Lumar, masih bisa dipertimbangkan kembali.

Nyiar lumar sudah menjadi tradisi. Memelihara tradisi, janganlah setengah hati. Sayang, kalau hanya lima kali.***

Tulisan ini dimuat di rubrik Wacana HU. Pikiran Rakyat, pada 20 Mei 2006

[ad#ads_link]

Curug tujuh

September 28, 2010

Oleh PANDU RADEA

Gemuruhnya suara air dan hembusan angin bercampur butir-butir air yang terbayang saat Priangan mengunjungi Wana Wisata Curug tujuh Cibolang, Kecamatan Panjalu, tidak menjadi kenyataan.  Yang terlihat di curug satu, dari enam air terjun lainnya yang rencananya akan dipantau,  debit airnya tampak jauh berkurang dari keadaan normalnya. Ceruk tampungan air, sebelum dialirkan kebawah, tampak kering. Padahal curug satu merupakan curug yang memiliki debit air paling besar dan tertinggi (125 m) dibandingkan dengan curug yang lainnya.

Sesuai dengan namanya, Curug Tujuh Cibolang memang terdiri dari tujuh air terjun yang lokasinya tidak berjauhan. Bahkan curug 4 dan 5 letaknya berdampingan hanya terpisah kurang lebih 2 meter jaraknya, dan ternyata yang paling kecil debit airnya. Rupanya sumber air Cimantaja yang mengalir di atasnya sudah surut ketitik yang mengkhawatirkan akibat panjangnya musim kemarau serta ditambah dengan banyaknya penebangan pohon di wilayah Gunung Sawal.

Namun bagi bagi Entis, pekerja kebersihan yang sudah mengakrabi Wisata ini sejak kecol keadaan tersebut tidaklah terlalu merisaukan. Lelaki ini meyakini bahwa cimanataja tidak akan kering. Hal tersebut dlandasi adanya mitos bahwa cimantaja yang berarti air mata raja, memang di dipersiapkan saat menghadapi musim kemarau.

Konon menurut Entis, bahwa baheula di wilayah curug tujuh ini ada sorang penmguasa atau raja yang pada suatu waktu merasa sangat prihatin melihat keadaan diwilayahnya akibat kemarau panjang. Air tidak ada dan tanah kering kerontang, sehingga rakyatnya dirundung sengsara berkepanjangan.

Sang raja kemudian bertapa untuk memohon supaya diturunkan hujan agar keadaan negerinya pulih seperti sedia kala. Namun usahanya itu tidak mendapat jawaban dari pernguasa alam. karena tak membuahkan hasil  hati sang raja merasa sedih dan kesedihannyya itu membuat sang raja menangis. Saat itulah keajaiban terjadi air mata raja yang tu’us perlahan berubah menjadi genangan air jernih dan semakin membesar sehingga membentuk aliran air yang akhirnya terpecah dan jatuh di tujuh buah tebing. Berkat air curug tersebut keadaan negara pun kembali sejahtera.

Curug Tujuh Cibolang merupakan salah satu objek wisata andalan yang dimiliki oleh kecamatan Panjalu dengan luas 22 ha dan masuk dalam RPH Panjalu. Selain panorama alam dan air terjunnya yang indah, tempat ini juga menjadi bumi perkemahan bagi para pecinta alam.  karena langsung berbatasan dengan hutan gunung sawal maka tidak heran ditempat ini kerap di jumpai binatang hutan seperti Kera, Macan tutul, macan Kumbang, rusa, mencek, babi hutan dan beragam jenis burung dan tumbuhan langka seperti jenis-jenis anggrek.

Menurut Dedeh Kurnia satu-satunya penjaga loket objek wisata. Keadaan curug tujuh saat ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Baik itu dari sarana dan prasarana wisata, juga dari jumlah pengunjung yang datang. Tahun 1990 sampai awal 2000,  pengunjung yang datang selalu membeludag terutama saat lebaran, namun  tahun-tahun belakangan ini terus mengalami penurunan.

“Salami saisih saom kamari mung surang dua urang nu sumping kadieu. Musim sepi eta dianggo kangge bebenah sareng beberesih da biasana ari lebaran mah sok rame deui. Mudah mudahan saparantosna ieu lokasi di kelola langsung ku perhutani Bandung kapayunnya tiasa ngonjat deui sapertos sateuacan moneter.” Papar Dedeh menutup pembicaraan.

sumber:  galuh-purba.com

1 Dollar dari Facebook

September 23, 2010

[ad#ads1]

Facebook tidak asing lagi ditelinga kita, kalau mendengar kata facebook yang terbayang adalah web warna biru penuh dengan photo photo teman atau keluarga yang kita kenal, tapi tidak hanya disitu saja, facebook ternyata menjadi ladang uang bagi sebagian orang.

Saya akan mengajak anada untuk mendapatkan uang walaupun awalnya hanya 1 dollar saja, saya jamin 1 dollar sudah menjadi milik anda apabila anda memakai aplikasi dari facebook ini…gratis. Dan 0,01 dollar  apabila mengajak teman seperti yang saya lakukan. Dikirim ke paypal setelah terkumpul $5.

coba aflikasinya disini

How it works

Easy Cash is an exciting application where you can make REAL MONEY!

  • Take surveys and complete free offers to earn cash.
  • Refer friends and earn 10% of what they make.
  • Get paid as soon as you reach $5.00 earnings!

Friend Referrals

For every friend you refer, you will get 10% of what they make. For example, if you refer 100 friends, and each friend makes $100, you will make $1000 without lifting a finger!

How do I get paid?

Our payment cycle is every two weeks, on the 1st and the 16th of every month. We issue payment to anyone who meets the minimum payout threshold of $5. We issue payments through PayPal.
Daftar disini

[ad#ads3]

Roy Suryo Minta Pakar Tak Hakimi Luna Maya – Ariel

Juni 7, 2010
Kemunculan video hot yang pelakunya mirip artis Luna Maya dan pacarnya, Ariel di dunia maya menjadi buah bibir masyarakat. Memenuhi rasa penasaran kebenaran video tersebut, sejumlah media pun berusaha menanyakan keaslian sosok dalam video tersebut kepada pakar telematika, Roy Suryo.
Roy Suryo merupakan orang yang kerap dijadikan nara sumber berhubungan dengan teknologi, terutama video dan photografi. Namun kepada KapanLagi.com melalui pesan singkat, anggota DPR RI itu menolak memberikan komentar dengan sejumlah alasan.

[ad#ads1]

Belakangan di beberapa infotainment, muncul pakar IT (Information technology) lain yang mengomentari video tersebut. Pendapat sang pakar ini menjadi berita yang meyakini bahwa pelaku di video hot tersebut adalah pasangan selebritis Ariel dan Luna Maya.
Pendapat pakar berkaca mata itu disambut ‘sumbang’ oleh Roy Suryo. Pasalnya, menurutnya belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa gambar tersebut asli Luna dan Ariel. Sehingga tidak bisa menghakimi keduanya.
“Saya masih di Amsterdam sampai dengan 13 Juni, seharusnya yang mengaku-ngaku pakar IT tidak sembarangan menjustifikasi video mirip LM – A, kecuali sudah ada bukti-bukti ilmiah metadatanya,” ujar pakat yang kerap mengomentari foto dan video hot artis ini, melalui pesan singkat kepada KapanLagi.com, Minggu (6/6). (kpl/dis/dar) sumber skylandhacker.co.cc

[ad#ads_link]

Cow Boys in Paradise, Gigolo Bali yang Penuh Kontroversi

April 28, 2010

Gigolo Bali yang Penuh Kontroversi
Anwar Khumaini – detikNews


Cow Boys in Paradise (ist)

Jakarta – Pria penghibur wanita, atau yang lebih familiar disebut dengan gigolo kembali menjadi buah bibir. ‘Profesi’ pramu nikmat ini disorot publik lantaran beredarnya film dokumenter di Youtube yang mengisahkan para gigolo yang menawarkan jasa di Pantai Kuta, Bali. Publik Bali pun meradang.

Cuplikan berdurasi tak kurang dari 2 menit soal ‘Cowboys in Paradise’ menggambarkan kehidupan dan aktivitas pemuda petualang cinta di Bali, khususnya Pantai Kuta. Sosok para pemuda berbadan atletis dan berkulit gelap ditampilkan sedang bermesraan dengan turis wanita. Bahasa asing mereka, terutama Inggris, lumayan lancar.

Akibat beredarnya film dokumenter ini, Satgas Pantai Kuta akhirnya melakukan razia terhadap para pria berbadan kekar yang berkeliaran di Pantai Kuta pada Senin 26 April lalu. Hasilnya, puluhan pria berbadan kekar tanpa identitas. Usai razia ini, Pantai Kuta sepi oleh para pemuda kekar.

Berbagai reaksi atas praktek para gigolo di Pantai Kuta muncul. Meski tidak dibantah keberadaannya, para gigolo di Pantai Kuta Bali disebut-sebut bukan berasal dari Pulau Dewata. “Sebenarnya itu (gigolo) dari masyarakat luar, bukan dari masyarakat Kuta,” kata Bendesa Adat Kuta, Gusti Ketut Sudira saat jumpa pers di Pantai Kuta, Selasa 27 April kemarin.

Para pemuda Bali pun merasa dirugikan akibat tayangan film dokumenter itu. “Saya sempat nonton dari keponakan saya. Dia sebagai pemuda Kuta agak terusik sedikit, karena local boy disingung seperti itu,” imbuh Sudira.

Gubernur Bali I Made Mangku Pastika langsung bersikap. Dia berjanji akan mengusut tuntas film yang menggegerkan tersebut. Pastika juga berjanji bakal mengambil tindakan tegas agar citra Bali sebagai pulau spiritual tidak ternoda.

Sebenarnya apakah benar praktek gigolo memang terjadi di Bali? Fenomena gigolo di Bali memang sudah ada. Informasi yang dihimpun detikcom, jasa gigolo sudah mulai ada di Bali sejak 20 tahun yang lalu. Jasa Gigolo di Bali memang merebak layaknya bisnis Pekerja Seks Komersial (PSK) yang umumnya tumbuh subur di daerah-daerah pariwisata.

Sang sutradara film, Amit Wirmani, mengaku membuat film tersebut lantaran terinspirasi oleh anak Bali yang bercita-cita menjadi seorang gigolo kelak kalau sudah dewasa. Pengakuan polos bocah bali ini membuat Amit prihatin.

“Kalau saya sudah besar nanti, saya mau memberi layanan seks untuk gadis Jepang,” kata si bocah, seperti diceritakan Amit di situsnya seperti dikutip Senin (26/4/2010). Amit mengkritik bisnis esek-esek marak di Bali dan negara-negara lainnya di Asia Tenggara yang memiliki keindahan alam, namun berpenduduk miskin. Inilah menurut Amit yang menyebabkan bisnis seks tumbuh subur di kawasan wisata.

Bagaimana pun, fenomena gigolo yang terjadi di Bali adalah realita. Boleh saja publik marah atas beredarnya film yang dianggap mencemarkan Bali. Tindakan tegas pemegang kebijakan pun dinantikan agar citra Bali sebagai Pulau Dewata tidak ternodai. sumber http://www.detiknews.com

Jaringan Blogger Indonesia untuk mendapatkan alternatif penghasilan tambahan

April 22, 2010

[ad#ads_besar]

Sekilas tentang KumpulBlogger.com?

Adalah Jaringan Blogger Indonesia untuk mendapatkan alternatif penghasilan tambahan, dengan cara menyediakan spot/ruangan pada blognya sebagai tempat menyampaikan pesan komersial dari Advertiser

Untuk Siapa KumpulBlogger.com?

Target Market KumpulBlogger.com adalah Blogger Indonesia dan Advertiser Lokal, dimana Blogger menyediakan Media dan Advertiser Memasok Pesan Komersial didalam Blog-blog yang terhubung pada jaringan KumpulBlogger.com

Cara Kerja KumpulBlogger.com?

Blogger mendaftarkan blognya, copy dan paste code yang diberikan, Pasang Code tersebut pada Blog masing-masing Blogger. Advertiser mendaftarkan keanggotaan pada KumpulBlogger.com, melakukan kegiatan publishing, materi artikel/iklan/promotional yang disubmit oleh advertiser akan disebarkan kepada seluruh Blog yang terjaring dalam KumpulBlogger.com.

Daftar Lengkap Blogger yang tergabung pada KumpulBlogger.com

Daftar Lengkap Blogger bisa dilihat di sini

Advertiser

Advertiser adalah pihak yang melakukan kegiatan marketing promosional/publishing/advertising yang materinya akan disebar kepada seluruh blog yang berada dalam jaringan KumpulBlogger.com. Advertiser akan mendapatkan report seperti gambar dibawah ini:

Images  Screen Shoot Report untuk Advertiser

Gambar diatas adalah contoh , dimana Advertiser dapat memantau berapa kali materinya ditampilkan pada suatu blog, dan berapa klik materi tersebut di klik oleh pengunjung. System pembayaran adalah Pay Per Unique Click, dimana Advertiser hanya membayar untuk setiap Unique IP Address, ini untuk menghindar dari potensi Click Abuse ataupun Click Fraud yang dapat merugikan advertiser

Images  Screen Shoot Report Detail untuk Advertiser

Detail Klik dari masing-masing Blog juga akan ditampilkan, dari report ini, advertiser dapat mengetahui kapan materi publishing/iklan tersebut di klik, dari Blog mana saja, IP Address mana saja , Browser dan OS yang digunakan oleh pengunjung

Cara memasang Advertising/Iklan

Daftarkan Diri Anda terlebih, dahulu, klik Register Now (Lihat gambar dibawah ini)

Images  Screen Shoot Report Detail untuk Advertiser

Masukkan Alamat Email

Masukkan Alamat Email anda, Password akan dikirim melalui email

Images  Screen Shoot Report Detail untuk Advertiser

Login dan pilih menu Advertiser

Login dengan email user login anda dan password, lalu masuk ke menu advertiser

Images  Screen Shoot Report Detail untuk Advertiser

Pasang Materi Advertising/Promo/Iklan Anda

Pasang Materi Advertising/Promo/Iklan Anda pada kolom yang tersedia, tekan submit dan tunggu konfirmasi. Lakukan pembayaran sesuai dengan petunjuk yang tersedia. Setelah semuanya beres, Materi/Promo/Iklan anda akan segera ditayangkan

Images  Screen Shoot Report Detail untuk Advertiser

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.